Showing posts with label Teks Diskusi. Show all posts
Showing posts with label Teks Diskusi. Show all posts

Thursday, March 29, 2018

√ 2 Pola Teks Diskusi Perihal Kenakalan Remaja

Contoh Teks Diskusi Tentang Kenakalan Remaja - Terdapat dua teladan teks diskusi mengenai kenakalan remaja. Semoga bermanfaat. 

Pro dan Kontra Tes Keperawanan


Saat ini kita tengah menjalani sebuah kehidupan yang serba modern. Semua tehnologi canggih pun telah diciptkan untuk membantu pekerjaan manusia. Namun, perkembangan tehnologi ini berbanding terbalik dengan perkembangan watak manusianya, terutama di kalangan remaja. Remaja dikala ini sudah tidak lagi memperhatikan nilai – nilai watak terutama nilai ketimuran akhir dari bebasnya budaya yang masuk, sehingga mengakibatkan terjadinya kenakalan remaja. 

Sebenarnya, kenakalan sampaumur ini telah terjadi jauh sebelum jaman modern ini dimulai, tetapi pada masa kenakalan sampaumur belum terlalu banyak dan Nampak kepermukaan. Berbeda dengan jaman dahulu, sekarang sampaumur sudah terlalu bebas dalam bergaul sehingga terciptanya kenakalan – kenakaln remaja, ibarat sec bebas, narkoba, dan lain – lain. 

Menanggapi ilustrasi di atas, pemerintah merencanakan untuk melaksanakan tes keperawanan bagi sampaumur putri yang ingin masuk ke sekolah dan beberapa instansi lainya. Rencana pemerintah itu pun menciptakan masyarakat terbagi menjadi dua pihak yang saling bersebrangan. Ada pihak yang menyetujuinya dan ada juga pihak yang tidak menyetujuinya. 

Masyarakat yang mendukung planning ini menganggap bahwa apa yang direncanakan pemerintah ini sangatlah tepat. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kenakalan sampaumur yang terjadi dikala ini. Dengan diadakannya tes keperawanan ini, sampaumur – sampaumur putri akan menjadi takut sehingga menjauhi sec bebas. Karena kalau tidak, mereka tidak akan masuk atau diterima baik di sekolah maupun di instansi – instansi tertentu, ibarat kepolisian, tentara, dan lain – lain.

Terlebih lagi, dengan diadakannya tes keperawanan ini, benar – benar akan meyaring sampaumur putri yang tidak terkait dengan kenakalan remaja. Karena pada umunya, kalau telah terjerumus ke dalam sec bebas, ada kemungkinan mereka juga menggunakan narkoba, dan terlibat dalam kenakalan sampaumur lainnya. Dengan demikian, siswi – siswi atau sampaumur putri yang terseleksi yakni sampaumur yang baik.

Namun, tidak sedikit juga yang kontra dengan planning pemerintah ini. Mereka yang tidak baiklah hal tersebut memandang ini sebagai hal yang sangat memalukan alasannya yakni gotong royong perawan atau tidaknya sesorang yakni hak orang itu sendiri. Pemerintah tidak sanggup mengatur hak asasi yang telah dimiliki insan semenjak mereka dilahirkan.

Ditambah lagi, hal tersebut tentunya akan menjadikan diskriminasi yang sangat besar. Remaja – sampaumur putri yang telah kehilangan keperawanannya menjadi terhambat cita – citanya. Tidak hanya itu, hal ini juga ditakutkan terjadi kesalahan sehingga merugikan sampaumur itu sendiri. 

Contohnya, ada sebagian sampaumur putri yang kehilangan keperawanannya alasannya yakni korban pemerkosaan, kecelakaan, dan lainnya. Para korban ini tentunya tidak bersalah. Akibatnya, mereka dirugikan dan dihalangi untuk menggapai mimpinya.

Dari uraian – uraian di atas sanggup disimpulkan bahwa tes keperawanan bagi sampaumur putri sebagai syarat masuk ke sekolah dan instansi tertentu mengakibatkan pro dan kontra di masyarakat. Sebagian masyarakat mendukung planning ini dan sebagian lainnya mengecam keras planning ini. Sebaiknya pemerintah mengambil tindakan yang benar dalam menyikapi duduk perkara tersebut dengan banyak mempertimbangkan banyak sekali macam hal, sehingga kedua kubu ini sanggup mendapatkan planning ini. 
Advertisement

Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba


Narkoba dikala ini telah merajalela dan menyebar di banyak sekali macam kalangan masyarakat baik kalangan atas maupun kalangan bawah. Dari banyak sekali macam kalangan itu, remajalah yang mempunyai presentase terbesar sebagai pecandu narkoba. Hal ini dikarenakan pergaulan mereka yang sangat bebas sehingga mereka terjerat oleh narkoba. Akibatnya, banyak para sampaumur yang mati sia – sia karenanya. Menanggapi duduk perkara ini, pemerintah gencar memerangi peredaran narkoba, bahkan mereka menghukum mati para pengedar narkoba. Hukuman mati yang ditetapkan oleh pemerintah ini menjadikan pro dan kontra di masyarakat. Ada sebagian yang mendukung dan ada juga yang mengecam sanksi ini.

Orang – orang yang mendukung sanksi ini menganggap para pengedar narkobalah yang paling bertanggung jawab dalam mengakibatkan kenakalan – kenakalan sampaumur dikala ini. Dengan diberikannya sanksi mati bagi para pengedar narkoba, akan memutus rantai penyebaran narkoba di negeri ini. Hukuman ini juga dinilai sebagai sanksi yang paling efektif alasannya yakni sudah banyak para pengedar yang ditangkap dan dieksekusi penjara, sesudah terbebas dari hukumannya mereka kembali menjadi pengedar. Hal inilah yang ingin dilarang oleh pemerintah dengan menghukum mati mereka. Akibatnya, para pengedar narkoba akan semakin berkurang.

Namun, ada juga masyarakat yang mengecam sanksi mati ini. Mereka menilai sanksi mati ini terlalu kejam dan juga dinilai telah mengambil hak asasi manusia, yaitu hak untuk hidup. Orang – orang yang mengecam sanksi mati ini sudah terlalu kuno dan tidak lagi efektif untuk dilakukan di jaman modern ini. Karena pada kenyataannya, meskipun pemerintah telah mengeksekusi pengedar narkoba, masih saja banyak pengedar yang berkeliaran. Mereka juga menganggap bahwa para pengedar narkoba ini juga sama dengan para pemakain narkoba. Mereka sama – sama korban dari barang haram ini, sehingga para pengedar narkoba ini layak mendapatkan pengobatan ibarat para pecandu narkoba. 

Berdasarkan klasifikasi di atas, sanggup disimpulkan bahwa sanksi mati yang ditetapkan pemerintah bagi para pengedar narkoba menjadikan pro dan kontra di masyarakat. Memang untuk menyatukan dua pihak yang berbeda ini sangatlah mustahil, akan tetapi pemerintah sebaiknya jangan terlalu khawatir. Pikirkan saja apa yang terbaik untuk negeri ini.

Sumber http://www.kelasindonesia.com

Sunday, February 11, 2018

√ Referensi Teks Diskusi Pro Dan Kontra Membawa Telepon Genggam Ke Sekolah

Pro dan Kontra Membawa Telepon Genggam Ke Sekolah


Sekolah yaitu sebuah kawasan dimana siswa berguru dan mendapatkan pengetahuan. Tentu saja, dikala tujuan siswa pergi ke sekolah yaitu belajar, maka banyak sekali hal yang menganggu kegiatan berguru siswa di sekolah seharusnya dihilangkan. Salah satu gangguan yang ada yaitu telepon genggam. Tetapi, benar atau tidak kalau kita menganggap telepon genggam yaitu gangguan yang harus dihilangkan? 

Saya beropini bahwa perangkat ini bukanlah gangguan dan bahkan siswa harus membawanya ke sekolah. Mengapa? Pertama, telepon genggam membantu komunikasi antar siswa. Sebagai contoh, dikala sahabat saya tidak masuk sekolah sebab sakit, namun ia tidak sempat mengirim surat izin, maka ia bisa berkomunikasi dengan saya, untuk memberikan izin kepada guru. 

Kedua, ponsel membantu komunikasi antara guru dan siswa. Misalkan saya yaitu seorang ketua di kelas Matematika. Setelah 10 menit menunggu, guru Matematika tidak tiba dan beliau mengirim email yang saya buka melalui ponsel. Email tersebut berisi kiprah Matematika yang harus diselesaikan pada hari itu. 

Ketiga, telepon genggam sanggup meningkatkan efektivitas komunikasi antara orang bau tanah dan siswa. Ketika siswa harus pulang terlambat sebab mengikuti pelajaran tambahan, berguru kelompok di rumah teman, atau kegiatan ekstrakulikuler yang mendadak, maka orang bau tanah tidak perlu kebingungan dan mengunjungi mereka di sekolah untuk memastikan mereka berada dimana. Mereka hanya perlu menghubungi dan kemudian mendapatkan kabar mengenai keadaan bawah umur mereka melalui telepon genggam.

Keempat, ponsel cukup umur ini semakin canggih. Ada banyak aplikasi di dalam telepon genggam yang sanggup meningkatkan efektivitas berguru siswa. Salah satu aplikasi yang mempunyai kegunaan yaitu aplikasi browser yang bisa dipakai untuk mencari materi-materi pembelajaran yang dibutuhkan oleh siswa di kelas. 

Itulah empat dari sekian banyak manfaat telepon genggam bagi siswa, dan klarifikasi di atas yaitu alasan berpengaruh mengapa siswa diperbolehkan membawa perangkat modern ini ke sekolah.

Kendati saya sudah menjabarkan banyak sekali manfaatnya, ada seorang sahabat saya yang tidak setuju. Ia menyampaikan bahwa telepon genggam bisa berakibat sangat negatif bagi moral dan perkembangan berguru siswa  di sekolah. Mengapa ia berkata demikian? Berikut yaitu alasan yang ia kemukakan untuk memperkuat pendapatnya. 

Pertama, ia menyampaikan bahwa komunikasi telepon genggam yang dilakukan oleh siswa yaitu kegiatan yang penuh risiko kebohongan. Siswa SD, SMP, dan Sekolah Menengan Atas yaitu remaja yang belum bisa membedakan perbuatan yang baik dan jelek sepenuhnya. Mereka yaitu remaja yang gampang terpengaruh oleh teman-temannya. Ketika seorang siswa terlambat pulang ke rumah dan tolong-menolong ia hanya ingin bermain game di rumah temannya, ia biasanya berbohong kepada orang tuanya. Orang bau tanah yang tidak suka apabila anaknya terlalu banyak bermain video game, mendapatkan pesan singkat "kebohongan" dari anak tersebut. Pesan yang disampaikan berisi izin bahwa sang anak tidak sanggup pulang sempurna waktu sebab harus mengerjakan kiprah di rumah teman. Padahal, anaknya hanya bermain game.
Advertisement

Mungkin kegiatan kebohongan tersebut masih wajar, sebab yang menjadi alasan hanya game, namun bagaimana kalau kebohongan yang ada sudah meluas menjadi kebohongan merokok, perkelahian, balapan sepeda motor, dan bahkan narkoba? Seorang siswa bisa mengirim pesan singkat kepada orang tuanya bahwa ia akan berguru kelompok bersama teman. Padahal ia hanya mau merokok dan balapan sepeda motor di jalan kosong yang lokasinya jauh dari sekolah. Tentu saja, ini yaitu sikap jelek yang tidak boleh terjadi.

Kedua, aplikasi browser dan koneksi internet yang ada di telepon genggam, berdasarkan sahabat saya yaitu dua hal yang sanggup menghancurkan moral siswa. Sedikit berlebihan, namun saya sanggup memahaminya sesudah beliau mengungkapkan alasan. Dia menyampaikan bahwa, aplikasi browser dan koneksi internet bisa menawarkan ruang bagi siswa untuk berkreasi seluas mungkin. Siswa sanggup melaksanakan hal baik dan hal buruk. Sayangnya, data mencatat bahwa dengan adanya dua hal tersebut, seorang siswa cenderung melaksanakan hal buruk. Mereka secara konsisten mengakses konten-konten p*rnografi yang menciptakan degradasi mental. Mereka cukup umur lebih cepat dan yang paling parah, inilah penyebab mengapa pem*rkosaan terjadi dimana-mana, s*ks bebas dilakukan oleh para remaja, dan ijab kabul dini akhir hamil diluar nikah semakin banyak kita jumpai. 

Dengan alasan-alasan yang masuk nalar di atas, sahabat saya ternyata belum selesai. Ia masih menambahkan satu alasan lagi dimana telepon genggam yang dibawa ke sekolah bisa menciptakan siswa tidak lagi menjadi makhluk sosial. Penggunaan telepon genggam terutama pada kategori games dan media sosial, menciptakan seorang siswa bisa berdiam diri di suatu tempat, tanpa interaksi dengan teman-temannya, dalam waktu yang lama. Ketika hal ini terus berlanjut, maka bukan tidak mungkin, siswa-siswa yang seharusnya menjadi makhluk sosial dalam artian peduli dengan dunianya yang "nyata" malah akan meninggalkan dunianya yang positif dan terus menerus terbuai dengan dunia maya yang ada di genggamannya. Saya tidak menampik alasan ini, sebab memang saya lihat ada banyak sekali perkara menyerupai itu. Kita tentu sering melihat remaja-remaja yang berkumpul di sutu tempat, namun bukannya mengobrol, mereka justru sibuk terhadap ponselnya masing-masing.

Mendengar tiga alasan berpengaruh milik sahabat saya tersebut, saya paham mengapa penggunaan telepon genggam di sekolah (oleh siswa) dilarang. Tetapi saya beropini bahwa penggunaan telepon genggam di sekolah sebaiknya diperbolehkan, dengan catatan telepon genggam tersebut hanya bisa berfungsi untuk mengirim pesan singkat dan menelepon. Karena berdasarkan saya, kegunaan utama sebuah ponsel yaitu alat komunikasi. Kemudian, setiap dua kali seminggu, pihak sekolah mengadakan razia rutin yang tujuannya menyita telepon genggam yang sudah mempunyai bermacam-macam kegunaan (canggih). Agak asing memang, tetapi tidak ada salahnya dicoba bukan?

Sekian, supaya goresan pena ini sanggup menawarkan tumpuan yang baik bagi problem apakah siswa diperbolehkan membawa telepon genggam atau tidak. 

Sumber http://www.kelasindonesia.com

Tuesday, January 16, 2018

√ 2 Pola Teks Laporan Wacana Alam Sekitar (Terbaru)

Contoh Teks Laporan Tentang Alam Sekitar - Pada artikel sebelumnya kita pernah membahas perihal teks laporan dan teks deskripsi. Berkaitan dengan materi kemudian perihal teks laporan, kali ini kita akan membahas teks laporang melaui contoh-contoh. Sebelum kita lebih jauh mempelajari perihal teks laporan, sebaiknya kita sedikit mengulas materi sebelumnya perihal teks laporan.

Teks laporan ialah teks yang berisikan pembagian terstruktur mengenai / penjabaran yang mempunyai sifat umum berkaitan dengan suatu hal menurut hasil observasi / penelitian. Teks laporan juga  bisa disebut sebagai teks pembagian terstruktur mengenai yang di dalamnya terdapat pengelompokan terhadap suatu hal di dalam teks. Berikut contoh-contoh teks laporan perihal alam sekitar!

Contoh 1:

Jenis-Jenis Sampah


Sesuatu yang sudah tidak sanggup dipakai lagi, atau barang bekas pakai yang tak berguna, dan segala sesuatu yang berasal dari kegiatan insan yang sudah tak dipakai lagi bahkan merugikan kalau tak dibuang disebut sampah. Ditinjau dari jenisnya sampah dibedakan menjadi 2 jenis yakni sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik merupakan jenis sampah yang berasal dari makhluk hidup menyerupai daun-daunan pohon, bangkai hewan, sisa-sisa pemotongan kayu dan lain-lain. Sampah organik sanggup membusuk dan sanggup terurai oleh kuman pengurai. Selanjutnya sampah anorganik ialah sampah yang yang tidak sanggup diuraikan oleh kuman pengurai, menyerupai sampah jenis plastik, jenis karet, dan logam.

Sampah dikelompokkan menjadi dua bentuk menurut fisiknya yakni sampah bentuk padat dan sampah bentuk cair. Sampah bentuk padat ialah segala jenis barang buangan yang mempunyai wujud fisik berupa benda padat berupa besi, kabel, kaleng, botol, plastik, dan lain-lain. Sampah yang memilki bentuk padat ini sangat mungkin didaur ulang dengan cara dileburkan sampai menjadi partikel kecil yang kemudian dijadikan materi dasar untuk industri. Sampah bentuk Cair  adalah jenis sampah yang mempunyai bentuk fisik berupa zat cair. Biasanya sampah cair ini berasal dari industri rumah tangga atau idustri besar berupa limbah. Limbah merupakan sampah yang sangat mengganggu dan berpotensi merusak kelestarian alam.

Perlu disadari bahwa berkembangnya peradaban umat insan yang memicu sikap konsumtif sehingga menghasilkan barang buangan yang begitu besar. Dalam sehari tiap orang di seluruh dunia berpotensi menghasilkan sampah seberat 2kg. Bila dalam satu komplek terdapat 1000 orang maka di daerah tersebut memiki potensi timbunan sampah sebanyak 2000 kg / harinya. Jika hal ini terus dibiarkan, maka permasalahan sampah ini akan menjadi malapetaka bagi kehidupan manusia. Dampak dari sampah sanggup berupa banjir dan berkembangnya segala macam penyakit. Untuk itu diharapkan adanya penanggulanagan untuk mengurangi timbunan sampah dengan cara mengurangi sikap konsumtif yang berlebihan, daur ulang sampah anorganik dan mendayagunakan sampah organik menjadi pupuk hijau dan lain-lain.

Advertisement
Contoh 2 :

Pemanasan Global


Pemanasan global atau biasa disebut dengan istilah global warming merupakan proses meningginya suhu bumi setiap tahunnya yang diakibatkan oleh meningkatnya gas buang karbon yang berasal dari kegiatan industri, pembakaran materi bakar, penggunaan listrik dan lain-lain. Pemanasan global terjadi akhir adanya efek gas rumah beling yang berupa gas karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), gas metan dan lain-lain. Gas-gas inilah yang menimbulkan  Greenhouse effect  atau efek gas rumah beling pada atmosfer bumi sehingga sinar uv matahari sebagian besar tertahan dalam atmosfer. Hal ini yang menyebabkankenaikan suhu rata-rata di bumi. Dalam jangka pendek hal tersebut sanggup menimbulkan naiknya permukaan air bahari akhir mencairnya es di kutub utara dan selatan. 

Pemanasan global juga diakibatkan oleh penguraian ozon (O3) menjadi oksigen (O2) dan unsur O, sehingga ozon yang tidak sanggup menangkal sinar UV matahari dan secara eksklusif menembus permukaan bumi. Akan tetapi peyebab utama dari pemanasan global ialah efek rumah beling yang telah dijelaskan di atas.Efek rumah beling juga sanggup disebabkan oleh sikap insan menyerupai penebangan pohon, pemakaian lsitrik yang berlebihan, pembakaran materi bakar, dan lain-lain sehingga menimbulkan jejak karbon yang menumpuk di atmosfer bumi.

Demikian pola teks laporan perihal alam sekitar. Mudah-mudahan sanggup menjadi sesuatu yang baik untuk tumpuan pembelajaran. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!

Sumber :
aciknadzirah.blogspot.com/search?q=tugas-makalah-bahasa-indonesia-tentang

Sumber http://www.kelasindonesia.com

Sunday, December 17, 2017

√ Dua Pola Teks Diskusi Bahasa Indonesia Pendek

Dua Contoh Teks Diskusi Bahasa Indonesia Pendek - Terdapat beberapa jenis teks dalam bahasa Indonesia, contohnya ibarat teks narasi, teks, berita, teks prosedur, teks diskusi, dan lain sebagainya. Setiap jenis teks tersebut mempunyai struktur yang berbeda – beda, contohnya ibarat teks diskusi yang strukturnya terdiri dari pembuka, pendapat yang berlainan (2 pendapat) perihal sebuah topik, dan penutup. Agar lebih jelasnya, berikut yakni beberapa pola teks diskusi bahasa Indonesia pendek.

Contoh 1


Manakah yang Lebih Baik untuk untuk Anak-Anak: Smartphone atau Gadget?

Bagi setiap orang, termasuk anak – anak, smartphone atau gadget telah menjadi cuilan dari kehidupan sehari-hari. Penggunaan gadget ini sering disalahgunakan oleh beberapa pihak, ibarat orang renta yang pribadi menawarkan akomodasi berupa gadget sebagai media dalam mendidik belum dewasa mereka yang sedang tumbuh dewasa. Bentuk gadget yang tipis, menarik dan mempunyai bermacam-macam aplikasi memungkinkan setiap anak untuk gampang sekali mengakses banyak sekali aplikasi yang ada di dalamnya. Gadget ini tidak hanya berdampak pada menciptakan belum dewasa berdiam diri selama berjam-jam, namun juga memperlihatkan bahwa penggunaan gadget ini sanggup menurunkan kinerja anak nanti ketika ia masuk sekolah.

Di periode teknologi canggih ini, gadget menciptakan setiap orang renta berpikir untuk memakai cara "langsung" dalam mendidik belum dewasa mereka. Kaprikornus pada dikala ini, sudah menjadi hal yang umum bagi para orang renta untuk menyediakan akomodasi ibarat gadget untuk putra - putri mereka yang masih berusia dini. Gadget memang lebih gampang dipakai bagi semua orang untuk mengakses banyak sekali informasi, tetapi bagaimana ketika gadget dipakai oleh belum dewasa usia dini yang seharusnya bermain dengan teman-teman mereka, bersosialisasi dengan lingkungan, mengeksplorasi diri mereka, dan berpikir kreatif untuk memecahkan sebuah masalah?

Dampak gadget pada belum dewasa akan sangat terasa ketika seorang anak mengalami penurunan dalam bersosialisasi dengan orang lain. Anak-anak yang terlalu sibuk bermain gadget cenderung tidak peduli dengan lingkungannya, sehingga mereka tidak mengerti adab bersosialisasi. Selain itu, situs jejaring sosial di dunia maya secara berlebihan juga sanggup menciptakan belum dewasa sering berpikir bahwa mencari sahabat sanggup dilakukan dengan gampang melalui internet, dan mereka melupakan teman-teman yang ada di lingkungan sekitarnya.

Selain berdampak pada perkembangan kecerdasan, dampak gadget pada perkembangan anak juga mempengaruhi perkembangan mata mereka. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan gadget yang berlebihan sanggup mempengaruhi kinerja otot mata dalam mengatur fokus penglihatan sehingga menimbulkan ketegangan mata. Hal ini jikalau diteruskan akan sanggup mempercepat timbulnya gangguan miopia (minus mata) pada anak-anak.

Namun ternyata, gadget juga mempunyai dampak positif bagi anak-anak. Dengan memakai gadget berteknologi tinggi, belum dewasa akan gampang dan cepat mendapat informasi perihal kiprah mereka di sekolah. Gadget juga sanggup memperluas jaringan pertemanan sebab sanggup dengan gampang dan cepat memakai media sosial. Selain itu, gadget juga sanggup mengembangkan kreativitas belum dewasa dalam banyak sekali hal, contohnya saja dalam memakai aplikasi untuk mendesain sesuatu.

Dalam penggunaan gadget bagi anak - anak, orang renta memainkan kiprah penting untuk mencegah hal-hal yang berdampak negatif pada putra dan putri mereka sehingga anak sanggup mengambil manfaat dari gadget ibarat yang dijelaskan di atas. Orangtua didorong untuk mengetahui dan memahami perihal batasan usia anak yang sanggup diperkenalkan dengan gadget biar penggunaannya bisa lebih optimal dan lebih bermanfaat di masa depan mereka.

Advertisement

Contoh 2


Pengaruh Situs Jaringan Sosial di Kalangan Remaja

Instagram, Facebook, Twitter, dan situs jejaring sosial lainnya sekarang menjadi aplikasi teknologi yang sangat terkenal di kalangan remaja maupun anak-anak. Dengan situs jejaring sosial ini, kita sanggup memperluas jaringan  pertemanan dengan komunitas yang lebih luas, tidak hanya dalam lingkup lingkungan itu sendiri, tetapi dari banyak sekali latar belakang kehidupan, lingkungan, dan status sosial yang berbeda. Hal inilah yang menjadi alasan utama jejaring sosial sangat dibutuhkan oleh setiap orang, termasuk kalangan remaja.

Oleh sebab itu, situs jejaring sosial sanggup menimbulkan banyak sekali dampak positif dan negatif. Dampak positif dari jejaring sosial yakni kita sanggup mempunyai banyak teman, sanggup menyambung tali silaturahmi antar anggota keluarga yang jauh, sanggup menemukan dan mengembangkan informasi, sanggup menjadi sumber ide, sanggup menjadi kawasan yang sempurna untuk menyalurkan banyak sekali hobi ibarat menulis, menciptakan promosi, dan bisa menghindari stress dengan melihat tayangan lucu ibarat di Instagram.

Namun jejaring sosial pun mempunyai dampak negatif terutama bagi para remaja dan anak-anak. Dengan seringnya memakai banyak sekali jejaring sosial ini, para remaja dan anak - anak akan merasa kecanduan dan tidak peduli dengan waktu, tidak peduli dengan lingkungan sekitar, kurangnya sosialisasi dengan lingkungan, pemborosan uang yang dihabiskan untuk membeli kuota, dan rawan perselisihan atau kesalahpahaman. Seringkali jejaring sosial juga sanggup menjadi kawasan penipuan. Penggunaan gadget yang terlalu usang juga sanggup merusak kesehatan mata orang yang menggunakannya, termasuk anak-anak.

Kesimpulan yang sanggup ditarik dari banyak sekali klarifikasi di atas yakni bahwa jejaring sosial memang mempunyai banyak manfaat, tetapi tidak sanggup disangkal bahwa jejaring sosial juga mempunyai banyak sekali ancaman dan konsekuensi lain ibarat banyak anak pria dan wanita membuka situs jejaring sosial selama jam sekolah.

Oleh sebab itu, remaja dan belum dewasa harus memakai jejaring sosial dengan bijak dan sanggup menyortir waktu antara berguru dan membuka situs jejaring sosial sehingga mereka tidak akan meratapi dampak negatifnya nanti. Di sekolah, para siswa harus mendapat  training atau sosialisasi dari pihak sekolah, ibarat para guru, secara berkelanjutan sehingga nantinya mereka sanggup memahami bagaimana dampak yang ditimbulkan dari penggunaan jejaring sosial sehingga sanggup dibutuhkan bahwa anak – anak dan para remaja sanggup menyadari dan memahami kewajiban atau kiprah mereka sebagai siswa.

Demikianlah beberapa pola teks diskusi bahasa Indonesia pendek. Semoga beberapa pola teks diskusi tersebut sanggup bermanfaat. Terima kasih.


Sumber http://www.kelasindonesia.com