Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Saturday, April 13, 2019

√ Jangkrik Dan Indonesia

Dua ekor jangkrik,
Dipertemukan,
"Dikili",
Keduanya bertarung,

Pemilik jangkrik berteriak,
Ada galau alasannya ialah kalah,
Ada bahagia alasannya ialah menang,
Tapi dapat juga menang-kalah semua senang,

Kalau kita terpecah saling bertikai,
Ada yang tersenyum senang,
Rekatkan kekerabatan antar jiwa,
Mari bersatu atas bangsa Indonesia.

#puisi


Sumber http://rahmahuda.blogspot.com

√ Jangkrik Dan Indonesia

Dua ekor jangkrik,
Dipertemukan,
"Dikili",
Keduanya bertarung,

Pemilik jangkrik berteriak,
Ada resah alasannya yaitu kalah,
Ada bahagia alasannya yaitu menang,
Tapi dapat juga menang-kalah semua senang,

Kalau kita terpecah saling bertikai,
Ada yang tersenyum senang,
Rekatkan hubungan antar jiwa,
Mari bersatu atas bangsa Indonesia.

#puisi


Sumber http://rahmahuda.blogspot.com

Thursday, April 11, 2019

√ (Puisi) Terhimpit Deadline

Yang salah bukan tugasnya
Bukan pula pemberi tugas
Bukan juga bisikan teman
Teman yang memberimu semangat
Ataupun sahabat yang menjegalmu

Hanya saja sikapku lah yang salah
Terlalu merasa mudah
Terlalu menyederhanakan
Akhirnya meremehkan
Semua sasaran tidak terpenuhi.

Yang dibutuhkan
Sebenarnya fokus
Disiplin
Tidak lemah diri
Dan terlalu cepat puas

Ditulis saat terhimpit deadline PTK
20 Agustus 2018


Sumber http://rahmahuda.blogspot.com

√ (Puisi) Antara Uang Dan Barang Kenangan

Datang lagi
Sekedar mampir
Pergi lagi
Uang memang cepat berlalu

Berbeda dengan kenangan
Tak gampang berlalu
Apalagi bila terwujud
Plakat atau piagam kan terkenang selalu

Ada nilai dibaliknya
Mengingatkan silaturahmi
Dengan pengundang
Dengan teman dan pengalaman baru

#puisi
Mengapa aku suka mengumpulkan sertifikat
22 Agustus 2018


Sumber http://rahmahuda.blogspot.com

Wednesday, April 10, 2019

√ (Puisi) 30 Dan 100

Ada pinjaman di penghujung
Sembari menyambut idhul adha
Ku kerjakan sesuai petunjuk
Namun berakhir kekagetan

Nilaiku cuma 30
Kaget bukan kepayang
Tiba-tiba saja sedih
Rasa yg ada saling berbaur

Untung ada naluri
Aku cek kembali di class progress
Oh ternyata salah baca
Nilainya 100 benar, Bulat dan tidak kurang.

Terima kasihku kpd mbak @uun.wahyuni
Doa kebaikan kupanjatkan untukmu dan keluarga.
Lega, saya dan keluarga dapat idhul adha dengan tenang.
Maklum aktivitas Ada pinjaman di penghujung
Sembari menyambut idhul adha
Ku kerjakan sesuai petunjuk
Namun berakhir kekagetan

Nilaiku cuma 30
Kaget bukan kepayang
Tiba-tiba saja sedih
Rasa yg ada saling berbaur

Untung ada naluri
Aku cek kembali di class progress
Oh ternyata salah baca
Nilainya 100 benar, Bulat dan tidak kurang.

Terima kasihku kpd mbak @uun.wahyuni
Doa kebaikan kupanjatkan
untukmu dan keluarga
Bantuanmu sangat membantu.

Lega, saya dan keluarga dapat idhul adha dengan tenang
Maklum aktivitas PPG tidak mengenal tanggal merah
Apalagi idhul adha.
Hhhhaa


Sumber http://rahmahuda.blogspot.com

Sunday, April 7, 2019

√ [Puisi] Dasar Hati Yang Sama

Festival Payung Indonesia tahun 2018

Seni mempunyai dunianya sendiri. Namun dapat dinikmati semua orang
Memang betul
Seni itu dari manusia

Hasil dari olah rasa
Olah pikir
Olah raga
Terlahir menjadi ekspresi

Ekspresi jiwa tercetus indah
Bisa dinikmati semua orang
Ternyata
Semua insan punya dasar hati yang sama

Ditulis ketika
Festival Payung Indonesia di Borobudur, 7 September 2018
Sumber http://rahmahuda.blogspot.com

Tuesday, April 2, 2019

√ (Puisi) Waktu Pada Hati


Kekuatan
Kemampuan
Kompetensi
Ketiganya menghadirkan tanggung jawab

Setiap penuaian tanggung jawab melahirkan tugas baru
Setiap tugas membutuhkan waktu
Banyak tugas juga butuh banyak waktu
Bah, pikirku waktu itu relatif

Ada orang bisa banyak berperan
Ada juga yang tak bisa berperan
Padahal semua diberi waktu yang sama
Jatah waktu inilah bukti keadilan Tuhan

Enam puluh detik per menit
Satu jam enam puluh menit
Dua puluh empat jam satu hari
Memang benar waktu itu relatif

Bukan waktu yang menciptakan tidak bisa berperan
Bukan waktu yang memperberat tanggung jawab
Bukan waktu yang menuntutmu
Bukan pula waktu yang menghimpit mu

Namun hati lah yang membuatnya
hati menghipnotis rasa waktu
Hatilah yang menciptakan waktu terasa cepat atau lambat
Akhirnya, kondisi hatilah yang memilih kesuksesan

Ditulis untuk lomba menulis puisi di tulis(dot)me

, lahir di Magelang, pada tahun 1992. Seorang guru yang yang sedang berguru wacana kehidupan. Suka sastra melalui Habib Anis Sholeh Ba’asyin, Cak Nun, dan Sudjiwo Tejo. Guru yang sekarang tinggal di sekitaran Candi Borobudur ini sanggup dihubungi melalui rahmahuda.blogspot.com
Sumber http://rahmahuda.blogspot.com