Saturday, February 4, 2017

√ Facebook Akan Mulai “Memburu” Isu Hoax Di Instagram

Sebagai platform media umum yang paling banyak dipakai oleh orang-orang di seluruh dunia, Facebook mempunyai duduk kasus besar dengan penyebaran informasi palsu atau hoax di platform-nya. Perusahaan telah telah berupaya menekan informasi palsu yang dipublikasikan ke platformnya dan kini tampaknya mereka akan mencari posting informasi palsu yang dibagikan di Instagram juga. 


Sebagai platform media umum yang paling banyak dipakai oleh orang √ Facebook Akan Mulai “Memburu” Berita Hoax Di Instagram


Sementara Instagram mungkin tidak selalu mempunyai duduk kasus informasi palsu yang sama dengan Facebook, namun fakta bahwa itu yaitu platform media umum berarti memperlihatkan pengguna daerah untuk berpotensi membuatkan informasi palsu.


Instagram diperlukan mulai menurunkan posting yang dianggap membuatkan informasi buruk. Ini akan didasarkan pada fakta dan pengecekan yang dilakukan oleh jurnalisme nirlaba PoynterDalam pernyataan yang dibentuk di situs web oleh juru bicara Instagram Stephanie Otway, “Pendekatan kami terhadap informasi yang salah sama dengan Facebook – saat kami menemukan misinfo, daripada menghapusnya, kami akan mengurangi distribusinya.”


Ini berarti bahwa posting yang dianggap mengandung informasi yang salah atau menyesatkan akan dihapus dari tab Jelajah di Instagram dan juga halaman hasil tagar. Ini berarti bahwa sementara posting secara teknis masih aktif, itu akan jauh lebih sulit ditemukan, sehingga meminimalkan dampaknya pada pengguna.


Facebook dan Instagram tidak sendirian dalam hal ini. WhatsApp, yang juga dimiliki oleh Facebook berperan aktif dalam memerangi peredaran informasi palsu. WhatsApp telah diperbarui di mana pesan yang diteruskan dilabeli sedemikian rupa sehingga pengguna tahu bahwa itu mungkin berasal dari sumber lain. Selain itu, WhatsApp juga mendapatkan alat pencarian gambar untuk membantu pengguna menyidik fakta gambar sendiri.



Sumber aciknadzirah.blogspot.com